Bogor, 26 Juli 2020 – Hari Ahad sangatlah ditunggu bagi para santri di Pondok Pesantren Modern Sahid karena mereka  bisa meluangkan waktu sejenak sekedar rehat dari aktifitas yang cukup menguras tenaga dan fikiran untuk memecahkan berbagai rumus dan istilah yang juga perlu penalaran.

 

Enam hari kegiatan ubudiyah di masjid dilanjutkan mengemasi peralatan tempur untuk bekal di sekolah. Namun kali ini lain, mereka mendapatkan kesempatan menyalurkan bakat dan hobi melalui kegiatan di pagi hari seperti olahraga, muhadatsah dan berbagai macam ekskul. Kegiatan dimulai dari jam 03.30 semua santri bangun untuk melaksanakan shalat tahajjud. Kemudian dilanjut dengan kegiatan mengaji bersama Murobbiyah masing-masing hingga pukul 05.30, disambung dengan kegiatan bersih-bersih kamar, asrama, lorong gedung dan lingkungan sekitar pondok.

 

Usai melaksanakan kegiatan bersih-bersih para santri diarahkan menuju lapangan untuk melakukan muhadatsah atau percakapan Bahasa Arab yang dipandu oleh Bagian Kebahasaan dari OSPA-OSPI atau Organisasi Santri Putra/Putri, tak henti sampai di situ kegiatan masih dilanjut dengan olah raga masal seluruh santri di akhiri sarapan pagi, hemmm… nikmat.

 

Hari Ahad memang kerap disebut sebagai harinya Santri sebab pada hari tersebut santri bisa berkreasi dalam bidang Non Akademik seperti mengikuti ekskul, menambah hafalan Al-Quran, membuat karya seni dan sebagainya, dan yang spesial adalah mudhif/mudhifah. Apa itu?Adalah di mana para santri menerima tamu di mana biasa orang tua/wali santri berkenjung ke Pesantren. Tetapi saat pandemi Covid-19 ini seluruh orang tua/wali murid dan alumni tidak diperkenankan berkunjung ke Pesantren. Eit jangan lupa, transferan ke rekening boleh kapan saja masuk tak perlu ijin. [Siska-Habliy].