Kegiatan malam pertama santri baru di asrama adalah pengenalan seputar asrama serta adaptasi dengan lingkungan sosial di Pesantren. Para santri yang telah checkin pada Ahad, 12 Juli 2020 langsung mendapat bimbingan dari Pengasuhan Pesantren dan para Murobbi/Murobbiyah masing-masing.

Hal ini dimaksudkan agar mereka bisa lebih cepat berbaur dengan dengan teman sekamar, selorong/koridor dan seasrama beserta murabbi/yahnya di asrama.

Adapun kegiatan di masjid diisi dengan sholat berjama’ah dan sosialisasi protokol kesehatan di masjid selama pandemi Covid-19.

Usai shalat Isya para santri dan santriwati ta’lim bersama para Asatidz Murabbi tentang tata cara memakai sarung dengan benar, kuat dan ketat serta rapih karena ternyata masih banyak santri baru yang belum bisa memakai sarung dengan benar, sementara santri putri diajarkan memakai mukenan juga jilbab dengan benar menurut ketentuan syar’i.

Jelang fajar pagi ba’da shubuh para santri kembali melakukan aktifitas di masjid ialah Tahsin Qiraatul Al-Qur’an secara berjama’ah yang diisi oleh Ust. Abdul Rahim Habel atau biasa dikenal dengan sebutan Ust. Hanan dikarenakan suaranya yang merdu seperti Ust. Hanan, beliau adalah Murabbi sekaligus Muhafizh Pondok Pesantren Sahid untuk tingkat MA dan SMK, sementara untuk putri mereka dipandu oleh Muhafizahnya.

Seperti biasa, di hari pertama di pesantren pasti ada santri yang menangis karena masih merasa berat dilepas oleh ayah bundanya, namun murobby dan murabbiyah dengan lembut hati menghibur mereka melalui nasihat nasihat dan motivasi serta mengajak terus mengikuti kegiatan agar hati menjadi tidak terfokus dengan lingkungan di rumah masing-masing. Semoga Psantren Sahid akan tetap menjadi tempat yang kondusif dan nyaman. Aamiin. [Jay-Habliy]