Meski rasa kantuk masih menggelayut di pelupuk mata para santri, mereka tetap bangun tidur dan segera membenahi kasur, bantal mereka  kemudian segera ke tempat wudhu untuk menyegarkan wajah dan menghilangkan rasa kantuknya, selajutnya mereka berduyun-duyun menuju masjid yang tidak jauh dari asrama para santri.


Kondisi sepertiga malam, minimal 30 menit jelang waktu shubuh ini adalah kebiasaan para santri Pontren Modern Sahid untuk melakukan shalat malam Tahajud, dan berbagai shalat sunnah lainnya di mana waktu tersebut mustajab untuk mendoakan diri dan keluarganya agar tetap sehat walafiat, lancar rizki orangtuanya serta berbagai doa yg mereka panjatkan, sehingga para santri dapat belajar dengan  baik dan penuh konsentrasi hingga tuntas menyelesaikam studinya tanpa kendala.


Murabbi dan murabbiyah dengan penuh kasih sayang membimbing mereka untuk menjaga ibadah sunnah dan fardhu mereka selama mukim di Pontren Modern Sahid terutama usai pulang sekolah pukul 14:50 sd 07:00 WIB. 


Seperti diketahui bahwa kegiatan seluruh santri di bawah pengawasan dan  bimbingan para Murabbi dan Murabbiyah penuh. Pada siang hari mulai pukul 07.30 sd 14:50 para santri dibimbing dan dididik oleh para Asatidz dibawah pengawasan Wali Kelas dan Kepala Sekolah. Kegiatan pagi dimulai dengan pembiasaan shalat Dhuha, English morning dan kegiatan positif lainnya serta dilanjutkan belajar formal di kelas masing-masing. Pada saat istirahat kedua (Dhuhur), para santri melakukan shalat Dhuhur berjamaah, pembacaaan Hadits oleh Muqri secara bergantian, dilanjutkan makan siang bersama kemudian kembali masuk kelas hingga pukul 14:50 WIB.


Kegiatan santri antara Ashar sampai Magrib sangat variatif, mereka bisa memilih berbagai kegiatan ekskul atau olah raga ringan bahkan mereka diberikan waktu shopping di Sahid Mnimarket sekaligus ke ATM manarik uang saku yang dikirim orangtua masing-masing. Pola kegiatan yang bervaratif inilah yang menjadikan para santri betah di pesantren yang terletak di Kawasan Gunung Menyan Bogor ini. [Habliy]