Pondok Pesantren Modern Sahid kembali menggelar proses check in atau kedatangan santri gelombang ke-2 khusus santri lama pada Ahad, 19 Juli 2020. Mereka terdiri dari santri kelas VIII, IX, XI dan XII. Kehadiran mereka di Pondok Pesantren Modern Sahid dibagi dua waktu dalam sehari, yaitu pukul 08.00 – 12.00 WIB bagi santri putri dan pukul 13.00 – 17.00 WIB bagi santri putra. Kegiatan check ini menerapkan protokol kesehatan yang ketat mengingat saat ini masih masa pandemi Covid-19. Mereka wajib isolasi mandiri selama 14 hari sebelum keberangkatan ke pesantren, melakukan rapid test sebagai bukti bebas dari Covid-19.

 

Setibanya di gerbang, semua santri dan orangtua yg mengantar dicek suhu tubuhnya  kemudian mobil disemprot disinfektan oleh petugas agar steril dan tidak menjadi carrier covid-19 yang rentan menular. Setelah sampai di meja recepcionist santri wajib menyerahkan 3 berkas kepada petugas ;  surat pernyataan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari, surat keterangan hasil rapid test.

 

Orangtua dan para pengantar tidak diperkenankan masuk ke area asrama santri, hanya menurunkan barang-barang dari mobil untuk selanjutnya dibawa oleh kendaraan yg disiapkan oleh pesantren dan diangkut oleh petugas. Pesantren Sahid memberikan pelayanan maksimal bagi santri-santri yang sudah check in hari ini agar tidak ada kekhawatiran bagi santri dan orangtua.

 

Dalam pelaksanaan check in gelombang ke-dua ini, para Satgas Covid-19,  murabbi/yah, ustad/ustazah, karyawan dan yg ygsekuriti mendapat arahan tentang teknis check in dari Ustad Jahidi, S.Pd. Kepala Pengasuhan Pondok Pesantren Modern Sahid bersama Kepala MA Sahid Ustad Ilham Alamsyah, S.Pd. sekaligus juga pembina satgas Covid-19 agar berjalan lancar sesuai harapan.

 

Mereka datang ke pesantren dengan semangat tinggi setelah berikhtiar dengan mentaati dan memperhatikan prosedur Covid-19. YgWajar kiranya Kepala Pengasuhan Pondok Pesantren Modern Sahid Ustadz Jahidi menyambut kehadiran mereka dengan antusias serta banner bertuliskan Selamat Datang Santri Tangguh,  karena mereka terbukti tangguh dalam menghadapi situasi pandemi Covid-19 ini dan tidak patah semangat untuk menggali ilmu di Kawasan Bumi Berkah Sahid Husnul Khatimah Pondok Pesantren Modern Sahid hanya karena Corona. [Jay-Habliy]